a poem...
dan hujanpun turunlah
membasahi setiap mimpi yang menetap dalam diamnya aliran jiwa
tidak gersang tapi tak dapat disinggahi bunga-bunga
dan hujanpun turunlah...
seperti sore, ini dalam diam aku menikmati sepinya
bila sebatang rokok dapat menghilangkan penat, nikmatilah!
bila selinting ganja dapat menimbulkan tawa, nikmatilah!
bila secangkir kopi dapat mengenyahkan lelah, nikmatilah!
tapi apa yang harus aku nikmati untuk mengusir gelapnya dalam jiwa?
sepenggal do'a?
ah, bahkan TUHANpun mulai terbiasa 'tuk biarkan aku dalam kegelapan.
lalu harus kubayar dengan apa sejuta rindu ini?
saat tak lagi temukan jalan kecil dalam gelap sudut jiwa?
jalan kecil saja...

